Monday, September 22, 2014

Tidak Pernah Puas dengan Segala Kesepatan

   

      Pada suatu hari hiduplah seorang wanita yang cantik rupawan. Wanita ini sangat cantik, selain cantik wanita ini pintar dan kaya raya. Tapi walaupun begitu ada satu kekurangan dari si wanita ini, yaitu dia belum memiliki pendamping hidup. Wanita ini termasuk wanita yang pemilih dalam memilih pasangan hidup.
     Pada suatu hari, wanita ini menemukan sebuah iklan yang berisikan "Telah dibuka tepat untuk mendapatkan pasangan ghidup sesuai keinginan". Melihat iklan ini si wanita ini langsung tergiur karena ia ingin menyelesaikan masa singlenya. Ia pun langsung menuju alamat yang tertera diiklan tersebut. Singkat cerita si wanita ini sampai di tempat yang menawarkan pendamping hidup tersebut. Wanita ini masuk ke sebuah rumah besar bertingkat dan langsung disambut hangat oleh penerima tamu disana.
      Wanita ini langsung dijelaskan bahwa di rumah ini ada 4 lantai yang berisi pria-pria dengan berbagai macam kategori. Si wanita ini dipersilahkan untuk naik dan memilih pria idamannya tapi dengan syarat ia tidak boleh turun kembali ke lantai sebelumnya. Si wanita inipun mengerti dan memulai perjalanannya mencari pria idamannya
       Wanita ini masuk ke ruangan pertama dan di depan kamar itu bertuliskan "Pria di ruangan ini adalah pria yang tampan", Si wanita ini melihat ke dalam dan didapatinya pria-pria tampan sedang berkumpul. Wanita ini senang sekali, tapi sebelum ia memilih, ia penasaran dengan isi pria di lantai 2. Si wanita inipun naik ke lantai ke 2. Di depan ruangan lantai 2 bertuliskan "Pria di ruangan ini adalah pria yang tampan dan kaya raya", begitu masuk ke ruangan tersebut di dapatinya pria-pria yang tampan dan dengan penampilan modis. Berpakaian rapi, berdasi dan berjas layaknya pengusaha. Si wanita terkagum-kagum melihat isi ruangan itu. Tapi sebelum ia memilih, ia penasaran dengan isi pria di lantai 3. Lalu naiklah wanita ini ke lantai 3. Di depan ruangan lantai 3 bertuliskan "Pria di ruangan ini adalah pria yang tampan, kaya raya, dan taat beribadah". Begitu masuk ke ruangan itu didapatinya pria yang tampan, berpenampilan modis, dan sedang berdoa. Si wanita terkagum-kagum melihat isi ruangan itu. Tapi sebelum ia memilih, ia penasaran dengan isi pria di lantai 4. Pikirnya "bila di lantai 3 sudah sempurna seperti ini, di lantai 4 pasti lebih sempurna lagi." Si wanita inipun naik ke lantai 4. Dan begitu sampai di lantai 4 betapa terkejutnya wanita ini. Didapatinya sebuah ruangan kosong dan gelap yang bertuliskan "Wanita yang naik ke lantai ini adalah wanita yang tidak pernah puas dengan yang ia punya". Si wanita inipun akhirnya pulang dengan tangan kosong karena ia tidak boleh turun ke lantai sebelumnya.

      Teman-teman, terkadang Tuhan telah memberikan kesempatan untuk kita, tapi kita sering menunggu kesempatan yang lebih baik dan lebih baik tanpa menyadari kita sudah melewatkan banyak kesempatan yang ada. Mungkin kesempatan yang datang pada kita tidak sesuai seperti yang kita harapkan, tapi menunggu kesempatan yang sesuai harapan kita akan membuat kita melewatkan banyak kesempatan yang sebenarnya tidak akan datang dua kali. Contohnya sering saat kita pergi ke mall membeli baju, kita melihat baju di toko satu ke toko yang lain berharap mendapatkan baju dengan kualitas dan harga yang terbaik. Tapi tanpa kita sadari banyak waktu yang terbuang dan akhirnya kita tidak mendapatkan satu bajupun. Kita banyak membuang waktu karena terus melewatkan kesempatan karena tidak pernah puas dengan apa yang di depan kita. Karena itu "Ambilah semua kesempatan yang datang pada kita karena mungkin kesempatan itu akan membuat kita mendapatkan sesuatu yang lebih besar daripada yang kita harapkan".

No comments:

Post a Comment